Selasa, 08 Maret 2011

revolusi sektor jasa dan karakteristik jasa

Nama : Putra Agung Rachman
Npm : 25210426
Kelas : 1eb12


Revolusi sektor jasa dan karakteristik jasa

Dalam bahasa “Pemasaran” produk berarti segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada konsumen, yang didalamnya terdiri barang secara fisik, jasa, dan konsep. Jadi dalam setiap produk terkandung kombinasi dari 3 hal tersebut. Sebuah komputer misalnya, maka barang secara fisiknya adalah monitor, CPU, keybord. Unsur jasanya adalah jasa tentang bagaimana cara penggunaan komputer, jasa pelatihan program komputer, dan jasa perawatan komputer. Sedangkan unsur konsepnya adalah dengan menggunakan komputer maka dapat membuat program dengan cepat, menghitung dengan cepat, menulis dengan cepat, dan fasilitas-fasilitas lain yang jauh lebih memudahkan.
Dalam pembagian yang ditinjau dari dapat tidaknya dilihat/diraba atau menurut wujudnya, produk terbagi menjadi dua yaitu barang dan jasa. Dalam tulisan ini hanya akan dibahas mengenai jasa, khususnya bagaimana peluang bisnis sektor ini berkembang di masyarakat.
Menurut Philip Kotler, jasa dapat didefinisikan  sebagai “Setiap tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain yang pada dasarnya bersifat intangible (tidak berwujud fisik) dan tidak menghasilkan kepemilikian sesuatu”.
 Di Indonesia, industri jasa sangat beragam,  bila dikaitkan dengan siapa penyelenggara dari sektor jasa, maka dapat dikelompokkan kedalam empat sektor utama , yaitu :
1.     Sektor pemerintah
Seperti kantor pos, kantor pelayanan pajak, kantor polisi, rumah sakit, sekolah, bank pemerintah
2.    Sektor nirlaba  swasta
Seperti sekolah, universitas, rumah sakit, yayasan
3.    Sektor bisnis
Seperti, perbankan, hotel, perusahaan asuransi, konsultan, transportasi, 
4.    Sektor manufaktur
Seperti akuntan, operator komputer,  penasihat hukum, arsitek

Karakteristik Jasa

Jasa memiliki sejumlah karakteristik yang membedakannya dari barang, dan berdampak pada cara memasarkannya. Karakteristik tersebut meliputi :
1.     Intangibiliity
Jasa berbeda dengan barang. Bila barang merupakan suatu obyek, alat atau benda maka jasa adalah suatu  perbuatan, pengalaman, proses, kinerja (performance). Oleh karena itu jasa tidak dapat dilihat, dirasa, dicium, didengar,  atau diraba sebelum dibeli dan dikonsumsi.
Implikasi bagi konsumen, ketidakpastian dalam pembelian jasa relatif tinggi, dan merasakan resiko yang lebih besar dalam keputusan pembeliannya, karena :
o   Terbatasnya search qualities, yakni karakteristik fisik yg bisa dievaluasi sebelum pembelian dilakukan. Untnk barang, konsumen dapat menilai bentuknya, warna, modelnya sebelum membelinya. Namun utk jasa, kualitas apa dan bagaimana yang akan diterima konsumen, umumnya tidak diketahui sebelum jasa tesebut dikonsumsi.
o   Jasa biasanya mengandung unsur experience quality, adalah karakteristik yang dapat dinilai setelah pembelian, seperti kualitas, efisiensi dan kesopanan. 
o   Dan credence quality, adl karakteristik yang sulit dinilai, bahkan  setelah pembelian dilakukan. Misal, seseorang sulit menilai peningkatan kemampuan bahasa inggrisnya setelah mengikuti kursus pada periode tetentu.
Intangibiliity /intangibilitas jasa:
Adanya karakteristik  Intangibiliity /intangibilitas pada jasa ini menyebabkan konsumen :

o   Sulit mengevaluasi berbagai alternatif penawaran jasa
o   Mempersepsikan tingkat resiko yang tinggi
o   Menekankan pentingnya sumber informasi informal
o   Menggunakan harga sebagai dasar penilaian kualitas.
Melihat beberapa kesulitan yang akan dihadapi konsumen tersebut, manajemen  perlu segera merespon dengan beberapa kebijakan seperti :
o   Mereduksi kompleksitas jasa
Kesulitan dalam memajang jasa dan mendiverensiasikan jasa inovasi jasa sukar dipatenkan
o   Penekanan petunjuk fisik (tangible cues)
          Memfasilitasi rekomendasi dari mulut ke mulut
o   Fokus pada kualitas jasa
2.    Inseparability

Barang biasanya diproduksi, kemudian dijual lalu dikonsumsi. Sedangkan jasa dijual lebih dulu, baru kemudian diproduksi dan dikonsumsi pada waktu dan tempat yang sama.
implikasi :
o   interaksi antara produsen dan konsumen merupakan faktor penting yang menentukan kepuasan konsumen
o   karena waktu terjadi  proses produksi ada konsumen lain yang berada disitu, maka perilaku mereka akan mempe-ngaruhi thd jasa yang diberikan.
o   perkembangan atau pertumbuhan jasa sulit diwujudkan
o   Implikasi bagi penyedia jasa :
o   Melatih agar staf dapat berinteraksi secara efektif
o   Mencegah agar konsumen tidak meng-ganggu konsumen lain, missal antara perokok dengan yang tidak perokok
Pertumbuhan dapat difasilitasi dengan pelatihan, fasilitas yg bisa melayani pelanggan yg lebih besar, bekerja lebih cepat
3.    Variability/heterogeneity
Jasa bersifat sangat variabel karena merupakan non standardized output, artinya banyak variasi bentuk, kualitas dan jenis, tergantung pd siapa, kapan, dan dimana jasa tersebut diproduksi .
Variabilitas kualitas jasa tergantung :
1. Kerjasama atau partisipasi pelanggan selama penyampaian jasa
2.    Moral/motivasi karyawan dlm mela-yani pelanggan
3.    Beban kerja perusahaan
Pengurangan dampak variabilitas kuali-tas jasa melalui strategi :
1. Berinvestasi dalam seleksi, motivasi, dan pelatihan karyawan agar karyawan mematuhi prosedur stan-dar dan menangani permintaan yang unpredictable
2.    Melakukan service customization, artinya meningkatkan interaksi antara penyedia jasa dengan pelanggan shg jasa yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan.
4.    Perishability
berarti jasa tidak tahan lama dan tidak dapat disimpan. Bila permintaan bersifat konstan, kondisi tersebut tidak menyebabkan masalah. Namun kenyataanya permintaan thd jasa sangat fluktuasi. Kegagalan mela-yani pada permintaan puncak, akan menyebabkan ketidakpuasan pelanggan. Dalam manajemen permintaan alter-natif yang bisa digunakan :
·         Mengurangi permintaan pada periode permintaan puncak, dengan menerapkan differential pricing.
·         Meningkatkan permintaan pada periode permintaan sepi, dengan cara menurunkan harga
·         Menerapkan system antrian, shg pelanggan harus menunggu untuk dilayanai
5.    Lack of ownership

Pada pembelian barang konsumen memili-ki hak penuh atas produk yg dibelinya.
Pada pembelian jasa, pelanggan hanya memiliki akses personal atas suatu jasa untuk jangka waktu tertentu.




Senin, 28 Februari 2011

kisah sedih


nama : putra agung ranchman
kelas : 1eb12
npm : 25210426
Kisah sedih
Pada waktu saya masih kecil saya di ajak sama kedua orang tua saya pergi ke puncak disana saya menginap beberapa hari. Saya sama orang tua saya berangkat dari rumah hari kamis pagi saya bangun pagi dan bersiap-siap buat jalan. Selama di perjalanan saya tidur di mobil, sesampainya disana saya merasa sangat senang sekali ya maklum masih kecil saya.
Setelah istirahat buat makan siang saya pun bersiap buat berenang saya berenang, setelah berenang saya mandi aj tuh dingin banget sih di puncak. Pas malam hari keluarga saya ngadain acara bakar tuh sekalian nyalain petasan nah saya di kasih tuh petasan kecil yang biasa di bilang petasan korek, saya di kasih segepok tuh ydh saya nyalain tuh sama sodara saya, saya nyalain, saya nyalain, nah pas saya nyalain terus saya kira petasannya mati  tuh abis ga keluar asep ya saya kira mati saya tiup-tiup ga taunya tau-tau petasan tuh meledak di tangan saya ydh tuh tangan saya langsung berdarah dan bengkak di situ saya nangis kejer banget abis sakitnya ga tahan kaya di potong. Untung aj bapak saya bawa peralatan p3k jadi bisa diobatin tangan saya coba kalo ga bawa bisa nangis semaleman saya disana.

ku ingin hilang ingatan


Nama : Putra Agung Rachman
Npm  : 25210426
Kelas : 1eb12

Ku ingin hilang ingatan
Menghilanglah dari kehidupanku
enyalah dari hati yang telah hancur
kehadiran sosokmu kian menyiksaku
biarkan disini kumenyendiri,
pergilah bersamanya disana
dengan dia yang ada segalanya
bersenang-senanglah sepuasnya
biarkan disini ku menyendiri,
terlintas keinginan tuk dapat hilang ingatan
agar semua terlupakan
dan ku berlari sekencang-kencangnya
tuk melupakanmu yang telah berpaling.
disini kau kembali hadirkan ingatan yang seharusnya ku lupakan
dan ku hancurkan selamanya
letih disini ku ingin hilang ingatan

arti sahabat


Nama : Putra Agung Rachman
Kelas : 1eb12
Npm : 25210426

Arti Sahabat
Arti sahabat menurut saya adalah teman yang ada di saat kita senang maupun susah, tapi jaman sekarang sangat jarang mencari teman seperti itu, ibaratkan mencari jarum ditumpukan jerami, meskipun tidak semua teman sperti itu ada juga teman yang setia.
Saya juga mempunyai teman yang sangat setia sama saya, dia benar-benar solid dengan saya, dia selalu ada di saat saya butuh tapi tidak setiap saat dia juga mempunyai kegiatan yang tidak mungkin saya ganngu. Dia sudah saya anggap seperti kakak saya sendiri karna saya sering maen bareng dengan dia.
Saya mempunyai pengalaman yang tidak bisa saya lupakan dengan dia yaitu ketika saya meminta dia untuk mengantarkan saya mencuci helm, saya dengan dia sudah berkeliling-keliling depok sampai jam sebelas malam yang akhirnya saya ke margo city dan itu juga sudah malam tetapi untungnya mall itu belum tutup. Sambil saya menunggu helm saya selesai di cuci saya berniat untuk membeli makanan di dalam mall tetapi saya malu dengan pakaian kita berdua karena kita berdua hanya memakai kaos dan kolor saja, didalam saya diliatin sama orang-orang yang ada didalam mall itu, kita berdua sangat malu dengan kejadian itu, bahkan ada yang melihat kita berdua dengan tatapan yang tidak enak tapi gapapa walau[un penampilan jelek yang penting hatinya baik ..hehehe
Itu pun akan menjadi pengalaman yang tidak akan saya lupakan. Semoga saja orang-orang yang melihat kita berdua akan mendapatkan hikmahnya .hahaha (loh apa pengaruhnya)
sekian

pembangunan ekonomi


Nama : putra agung ranchman
Kelas : 1eb12
Npm : 25210426
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.
Tujuan pembangunan ekonomi jangka pendek yang berhubungan dengan tujuan pembanguinan nasional adalah untuk meningkatkan taraf hidup,kecerdasan,kesejahteraan masyarakat yang semakin adil dan merata serta meletakkan landasan yang kuat untuk pembangunan berikutnya.
Tujuan pembangunan ekonomi jangka panjang adalah mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka,bersatu berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman,tenteram,tertib,dan dinamis dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka,bersahabat,tertib,dan damai.Pada tahap awal pembangunan dititikberatkan pada bidang ekonomi dengan harapan akan berpengaruh pada bidang lain


Faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi Negara berkembang

Pembangunan ekonomi bertujuan untuk meningkatkan pendapatan nasional riil dan produktivitas. Factor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan ekonomi Negara-negara berkembang antara lain :
1. Modal (capital)
2. Tenaga kerja yang tersedia
3. Kekayaan alam (sumber daya alam ) riil
4. Teknologi dan wirausaha
5. Karakteristik social budaya masyarakat
6. Luasnya pasar
7. System perekonomian yang digunakan.
Factor modal dan tenaga kerja merupakan input yang langsung mempengaruhi besarnya output. Sedangkan kelima factor terakhir merupakan input yang secara tidak langsung mempengaruhi besarnya output melalui pengaruhnya terhadap modal dan tenaga kerja.
http://id.wikipedia.org/wiki/Pembangunan_ekonomi, http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/2031409-tujuan-pembangunan-ekonomi-indonesia/